6 Ciri-Ciri Dosen Killer Paling Dihindari Mahasiswa
Apakah Anda dikenal sebagai dosen yang killer? Antara dosen satu dengan lainnya memang memiliki sifat yang berbeda. Sifat itulah yang diamati oleh orang-orang di sekitar Anda, tak terkecuali mahasiswa. Ada dosen yang ketika mengajar santai, materi yang disampaikan juga ringan, dan bersahabat kepada mahasiswanya. Selain itu, ada pula yang kurang bersahabat, pelit nilai, suka memberi banyak tugas, dan dikenal galak, bisa saja dosen ini dianggap sebagai dosen killer oleh mahasiswanya.Apa saja ciri-ciri dosen killer yang dihindari kebanyakan mahasiswa?
1. Bahan Ujian dan Bahan Pelajaran Berbeda
Hal yang paling membuat mahasiswa merasa tak suka dengan dosen yang satu ini adalah nilai yang tak pernah sesuai dengan harapan. Dibalik nilai yang mentok tadi, dosen yang satu ini memberikan ujian yang berbeda dengan pelajaran yang biasa dipelajari di kelas. Dosen ini lebih mengutamakan pemahaman mahasiswanya daripada hanya sekedar menghafal teori-teori. Menghafal teori-teori tersebut hanya akan membuat mahasiswa cepat lupa, karena menghafal hanya sebatas ingatan sementara yang tidak bertahan lama. Sehingga ketika ujian dosen ini menggunakan metode uraian penjelasan yang harus dijabarkan menurut pemahaman masing-masing mahasiswa. Hal ini yang membuat kebanyakan mahasiswa merasa bahwa apa yang mereka pelajari tak keluar dalam ujian, sehingga nilai yang didapatkan tak sesuai dengan harapan.
2. Stick to The Rules
Dosen yang satu ini mempunyai peraturan dan kebijakan sendiri yang diterapkan ketika mengajar mahasiswa di kelasnya. Mahasiswa diwajibkan menaati segala peraturan yang dibuat oleh dosen ini. Mulai dari pakaian dan alas kaki yang dipakai mahasiswa, datang tepat waktu, membatasi jumlah minimal kehadiran, dan masih banyak lagi peraturan yang dibuat untuk menciptakan kelas yang disiplin. Dosen ini juga memberikan hukuman jika ada mahasiswa yang melanggar peraturannya. Hukuman yang diberikan pun bervariasi tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut.
3.
Pelit Nilai
Kamu sebagai
mahasiswa tentu hafal dengan karakteristik dosen yang setiap kali kamu
mengikuti mata kuliah dosen tersebut nilai yang kamu dapatkan tak jauh-jauh
dari B, C, atau D. Seberapa keras kamu belajar dan mencoba untuk mengikuti
perkuliahan dosen ini, nilai yang kamu dapatkan selalu mentok tak sesuai dengan
yang kamu harapkan. Banyak mahasiswa yang menyebut dosen yang satu ini dengan
sebutan dosen pelit nilai. Dosen yang satu ini mempunyai standar nilai yang
tinggi ketika memberikan nilai kepada mahasiswanya. Sehingga tak jarang
mahasiswa yang mampu mendapatkan nilai A bisa dihitung dengan jari.Baca juga Lakukan 4 Cara agar Tak Dianggap sebagai Dosen Kaku dan Killer
4.
Gemar Memberikan Ujian Dadakan
Tipikal dosen
yang satu ini juga paling dibenci oleh kebanyakan mahasiswa. Dosen ini gemar
memberikan ujian dadakan di tengah-tengah perkuliahan. Alhasil banyak mahasiswa
yang tidak siap ketika dosen ini memberikan ujian dadakan di tengah
perkuliahan. Berbagai alasan yang biasa diberikan mahasiswa seperti tak siap,
belum belajar, atau belum paham benar materi yang diberikan. Sehingga banyak
mahasiswa yang menolak adanya ujian dadakan ini, namun dosen yang dianggap killer ini tak menghiraukan alasan apapun
yang diberikan oleh mahasiswanya dan ujian dadakan ini tetap dilaksanakan di
tengah perkuliahan.Banyak mahasiswa yang tak senang dengan dosen killer yang satu ini, bahkan cenderung menghindari jika mendapat dosen ini untuk mengampu mata kuliahnya. Dosen dengan tipikal kiiler dianggap tidak manusiawi dan friendly kepada mahasiswanya, sehingga membuat mahasiswa mendapat nilai yang kurang memuaskan ketika diajar oleh dosen tersebut. Untuk mendapat nilai A pun rasanya mustahil, karena hanya beberapa mahasiswa yang mampu mendapat nilai A. Tak jarang mahasiswa yang biasa-biasa saja hanya mentok dengan nilai B, C, bahkan D. Hal inilah yang membuat mahasiswa harus mengulang mata kuliah yang sama di semester depan untuk mendapatkan nilai yang diharapkan. Dosen killer dianggap sebagai penghambat kelulusan mahasiswa.
5. Menerapkan Sikap Disiplin kepada Mahasiswanya
Dosen yang satuini menerapkan sikap disiplin ketika mengajar di kelas. Segala yang berbau disiplin paling disukai oleh dosen ini. Sejak awal perkuliahan, dosen ini menekankan kepada mahasiswanya untuk bersikap disiplin ketika berada di kelasnya. Bentuk disiplin yang dimaksud seperti:Datang Tepat Waktu
Mahasiswa tidak diizinkan untuk datang terlambat walaupun hanya 1 menit keterlambatan. Dosen yang satu ini tidak menoleransi keterlambatan yang dilakukan oleh mahasiswanya. Sehingga ketika ada mahasiswa yang datang terlambat, ia terpaksa harus absen dari mata kuliah tersebut dan bisa mengikuti perkuliahan kembali di pertemuan selanjutnya. Ada pula dosen yang langsung memutuskan untuk tidak mengizinkan masuk ke kelasnya selama satu semester berjalan dan wajib mengikuti mata kuliah tersebut di semester depan.
Tidak Mengizinkan Menggunakan Hand Phone Selama Perkuliahan
Dosen yang satu ini tidak mengizinkan mahasiswanya untuk menggunakan hand phone selama mengikuti perkuliahannya, kecuali mendapat telepon penting yang mengharuskan mahasiswanya untuk menjawab. Penggunaan telepon genggam tersebut dianggap akan menganggu kegiatan belajar mengajar di kelas. Terlebih lagi, saat ini semua mahasiswa pasti memiliki ponsel pintar yang menuntut mahasiswa tersebut menggunakan gadget lebih sering. Hal inilah yang menjadikan dosen ini melarang penggunaaan ponsel selama perkuliahan berlangsung.
6.
Memberikan Tugas dengan Deadline yang Mepet
Sebagai
mahasiswa kamu pasti merasa malas jika diberi tugas atau pekerjaan rumah yang
diberikan oleh dosenmu. Tak jarang pula yang menganggap seperti anak sekolahan
ketika diberi tugas atau pekerjaan rumah. Diberi tugas saja sudah merasa malas,
apalagi jika tugas yang diberikan oleh dosen kiiler yang paling kamu hindari dengan deadline yang mepet. Kamu pasti merasa pusing
bagaimana cara mengerjakan tugas tersebut, sedangkan waktu yang diberikan
mepet. Jika kamu tak mengerjakan tugas tadi, hukuman yang akan diberikan oleh
dosenmu sudah siap di depan mata. Kamu pun mau tak mau harus mengerjakannya
jika tak ingin mendapat hukuman.Meski begitu, di balik dosen killer seperti itu tentu memiliki sisi positif bagi mahasiswa. Dosen ini sebetulnya mendorong mahasiswa agar belajar disiplin sedari kuliah. Sehingga, setelah lulus mahasiswa menjadi pribadi yang disiplin di mana saja.

No comments:
Post a Comment