Ikuti 8 Cara ini Jika Ingin Jadi Dosen Berprestasi
![]() |
1. Menghasilkan karya tulis yang diterbitkan di jurnal nasional
yang terakreditasi dan/atau jurnal yang mempunyai reputasi internasional;
Sebuah penelitian
tidak akan berarti jika penelitian tersebut tidak didokumentasikan dan
bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu cara mendokumentasikan penelitian adalah
dengan menghasilkan karyatulis yang dimuat dalam sebuah jurnal nasional ataupun
jurnal internasional. Dosen berprestasi adalah dosen yang mampu menghasilkan
karya tulis yang diterbitkan di jurnal yang terakreditasi.
2. Memperoleh hak atas kekayaan intelektual;
Salah satu fungsi Tri
Darma pendidikan tinggi adalah dalam hal penelitian. Yaitu memajukan dan
memperkaya kekayaan intelektual dalam negeri. Bagi seorang dosen yang mampu
memperoleh hak atas kekayaan intelektual maka dia memang pantas mendapat
penghargaan dari pemerintah.
3. Menjalankan tugas dan kewajiban sebagai dosen dengan dedikasi
yang baik;
Dosen berprestasi
tidak hanya dalam hal penelitian saja, namun bisa juga berprestasi dalam hal
menjalankan tudas dan kewajiban sebagai dosen dengan dedikasi yang baik.
Artinya, mengajar dikelas, mengabdi di masyarakat, dan memajukan pendidikan
dengan sepenuh hati. Dosen yang berdedikasi tinggi sudah cukup dinyatakan
berprestasi tanpa perlu bersusah payah melakukan penelitian yang bertahun-tahun
dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.
4. Menghasilkan mahasiswa berprestasi akademik atau non-akademik
di tingkat nasional dan/atau internasional;
Artinya dosen tersebut
membimbing mahasiswanya untuk berprestasi. Oleh sebab itu, dosen yang dekat
dengan mahasiswanya dalam kegiatan akademis maupun non akademis, merupakan
penentu mahasiswanya berprestasi. Fungsi dosen selain sebagai pengajar juga
sebagai pendidik. Membimbing mahasiswa merupakan wujud nyata dosen dalam bidang
pendidikan. Dan ketika mahasiswanya berprestasi di dunia
akademik maupun
non-akademik, seorang dosen pembimbing layak mendapatkan penghargaan.
5. Menghasilkan capaian kinerja melampaui target yang ditetapkan
satuan pendidikan tinggi.
Dan kriteria dosen
berprestasi terakhir adalah dosen yang mampu menghasilkan capaian kinerja
melampaui target yang ditetapkan oleh satuan pendidikan tinggi. Sebagai dosen
tidak hanya mengajar seperlunya, meneliti seadanya, dan tanpa target yang
jelas. Karena dosen pasti diberikan tugas oleh satuan pendidikan tinggi, maka
dosen yang berprestasi adalah dia yang mampu melaksanakan tugas-tugas itu
melampaui target yang diberikan dengan hasil yang memuaskan.
6. Mengarang atau menyusun naskah buku yang diterbitkan oleh
lembaga resmi;
Dosen dalam memenuhi
tugasnya melakukan Tridarma Perguruan tinggi dalam bidang penelitian dan
pendidikan, akan lebih bermanfaat (pengabdian) utnuk masyarakat jika hasil
penelitian nya diabadikan dalam sebuah buku. Menyusun sebuah buku selain untuk
kepentingan akademik, juga sebagai sarana memajukan literasi Indonesia.
Menambah koleksi literasi kampus dan referensi ilmu pengetahuan di dunia
pendidikan tinggi. Hal ini layak diberi penghargaan. Namun untuk menjadi dosen
berprestasi, buku yang diterbitkan haruslah diterbitkan di penerbit buku yang
kredibel. yaitu penerbit buku yang diakui oleh IKAPI dan
ber-ISBN.
7. Memperoleh penghargaan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya dan/atau olahraga;
Kriteria dosen
berprestasi yang lain adalah dosen yang mampu memperoleh penghargaan di bidang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan olahraga. Untuk mendapatkan
pengharagaan dalam bidang-bidang tersebut tidaklah mudah. Namun juga tidak
mustahil. Bagi dosen yang berdedikasi tinggi dan berhasil memperoleh
penghargaan tersebut merupakan prestasi tersendiri.
8. Menghasilkan karya kreatif atau inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan/atau internasional;
Seorang dosen dituntut
untuk selalu berinovasi, karena ilmu pengetahuan itu selalu berkembang. Dosen
yang mampu menciptakan inovasi baru yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,
oleh pemerintah seharusnya diberi penghargaan. karena sebagai negara yang
sedang berkembang, Indonesia membutuhkan banyak sekali karya kreatif atau
inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional atau internasional.

No comments:
Post a Comment